KONSORSIUMHADIS.COM

| PUSAT REFERENSI & STUDI HADITS | JLN PANGLIMA HIDAYAT NO 5B PUCANGANOM SIDOARJO JAWA TIMUR INDONESIA |

HOME » MOTIVATION QUOTE POLITIK

MOTIVATION QUOTE POLITIK

POSTED BY TURATSNABAWI CATEGORIES: ARTICLE_OTHERS

PENULIS : UST. FAQIH USMAN

4 (empat) Cluster Sikap Muslim terhadap Politik.

1. Muslim yang Paham Politik dalam Islam dan ikut dalam politik praktis. Inilah Muslim Ideolog (MUJAHID).

Mereka istiqomah berjuang, walau menghadapi berbagai godaan dan celaan. Sebagian mereka akhirnya masuk penjara karena berjuang membela kebenaran.

Inilah yang disebut Allah dalam surah QS. Al Ahzab 33 : 23 :

“Di antara orang² mukmin itu ada orang² yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka tidak merubah (janjinya)”.

2. Muslim yang Paham Politik dalam Islam tetapi tidak ikut Politik Praktis tetapi pendukung. *Inilah Muslim Pendukung atau Simpatisan MUHIBBIN).

Mereka tidak bisa ikut politik praktis karena berbagai alasan, tetapi siap memberikan suaranya, mendoakan nya dan memberikan dukungan materiil untuk Muslim yang ada di cluster pertama.*

Inilah yang disebut dalam Al Qur’an.

“Tidak sepatutnya bagi Mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang).

Mengapa tidak pergi dari tiap² golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepada nya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya”

(QS. At Taubah 9 : 122)

3. Muslim yang tidak Paham Politik dalam Islam, tetapi ikut Politik Praktis karena Uang. Inilah Muslim Opurtunis (MUZABZAB).

Mereka menganggap terjun dalam politik praktis adalah cara agar cepat kaya. Ideologi mereka uang dan kekuasaan, bukan untuk memperjuangkan Islam.

Mereka mudah tergoda, menjadi Munafiq dan Kutu Loncat. Merekalah yang membuat nama Islam cemar karena menghalalkan segala cara dalam berpolitik, termasuk menjual Agama Allah yaitu Islam.

“Sesungguhnya orang² munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka.

Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas.

“Mereka bermaksud riya’ (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidak lah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali“

(QS. An Nisa 4 : 142)

4. Muslim yang tidak Paham Politik dan tidak ikut Politik Praktis yaitu cuek tidak mau tahu. Inilah Muslim Bodoh (JAHIL dan JUMUD).

Mereka tidak paham pentingnya Politik dalam Islam.

Mereka terpengaruh nilai² Sekuler Barat, Liberal Barat, Pluralis Barat yang menganggap agama urusan pribadi. Mereka menganggap politik sebagai perbuatan kotor, mungkin anggapan itu karena dampak dari perilaku Muslim cluster tiga. Mereka korban dari propaganda Barat : “Islam Yes, Politik Islam No”, Inilah pengkhianatan kepada Agama Allah.

Perkataan mereka persis seperti orang Yahudi yang masa bodo terhadap perjuangan Nabi nya bahkan Kyai dan Ustadz serta Ulama berjuang dianggap Radikal dan jahat, tetapi ingin ikut memetik hasilnya.

“Hai Musa, kami sekali sekali tdk akan memasukinya selama-lamanya, selagi mereka ada di dlm nya, krn itu pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua. Sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja”.

(QS. Al Ma’idah 5 : 24).

Inilah kebodohan kaum Nabi Musa (Yahudi) yang membuat mereka terus dicela sampai akhir zaman, inipun sama berlaku saat ini banyak orang Islam yang munafik masa bodoh, yang seharusnya membatu apa yang dapat dilakukan dan serendah rendahnya Iman berjuanglah berdoa agar Agama Islam pejuang pejuang menang.

Semoga tadabbur ayat ini membuat kita semakin paham pentingnya politik (siyasah) dalam Islam

Rasulullah SAW bersabda : “Siapa yang mati tanpa pernah berperang (berjuang sekalipun harta, atau doa) bahkan jiwanya tidak pernah tergerak hendak turut berperang (berjuang), maka matinya sama dengan mati munafik.” (HR. Muslim : 1864).

BILLAAHI FII SABILIL HAQ.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

“Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala sebagaimana orang yang melakukan” [HR. Muslim : 3509]


  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube