TARTIB SHALAT

ADAKAH DASAR HUKUM MEMASANG SAJADAH ?‎

FORMAT BARU FATWA-FATWA TARJIH : TANYA JAWAB AGAMA

BY: DR. H. ZAINUDDIN MZ, LC., MA – NBM: 984477

DIREKTUR MARKAZ TURATS NABAWI _ PUSAT STUDI HADITS

3. DASAR HUKUM MEMASANG SAJADAH (5/10)

Tanya: Apakah ada dasar hukumnya bahwa memasang sajadah (kain tempat shalat) harus memanjang, sehingga salah satu ujungnya diinjak oleh kedua kaki? Betulkah tidak boleh dipasang melintang yang hanya cukup untuk sujud saja?

Jawab: Sajadah dalam bentuknya sekarang ini pada masa Nabi saw. belum ada. Dari beberapa hadits menunjukkan bahwa sajadah yang sekarang biasa dipakai sebagai alas shalat, pada jaman Nabi saw. dikenal dengan istilah sutrah (penutup, penghalang, penyekat) yang berfungsi sebagai pembatas agar orang tidak lewat di depan orang yang sedang shalat.

Catatan:

Kemudian dalam TIM fatwa menjelaskan hadits-hadits sutrah, bukan sajadah. Yang ditanyakan bukan sutrah, melainkan alas untuk shalat.

Dalam bahasa hadits dikenal dengan ‘humrah’. Aisyah ra. pernah diminta Nabi saw. untuk mengambilkan humrah tersebut di masjid, namun Aisyah berkeberatan karena ia dalam kondisi haid. Maka Rasulullah saw. menjelaskan bahwa kotoran haid bukan pada tangannya.

Hadits Aisyah

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: قَالَ لِي رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: نَاوِلِينِي الْخُمْرَةَ مِنَ الْمَسْجِدِ، قَالَتْ فَقُلْتُ: إِنِّي حَائِضٌ، فَقَالَ: إِنَّ حَيْضَتَكِ لَيْسَتْ فِي يَدِكِ

Aisyah ra. berkata: Rasulullah saw. menyuruh aku: Wahai Aisyah ambilkan humrah (sajadah) di masjid. Aisyah berkata: Maaf aku sedang haid. Maka Nabi saw. bersabda: Kotoran haidmu bukan pada tanganmu. (Hr. Muslim: 11-298).

Hadits Maimunah

وَعَنْ مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ: (كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي عَلَى الْخُمْرَةِ) (وَأَنَا إِلَى جَنْبِهِ نَائِمَةٌ, فَإِذَا سَجَدَ أَصَابَنِي ثَوْبُهُ وَأَنَا حَائِضٌ)

Maimunah ra. berkata: (Rasulullah saw. shalat di atas humrah –sajadah-) (Waktu itu aku sedang tidur di sisinya. Jika Nabi sujud pakaiannya tersentuh aku padahal aku sedang haid). (Hr. Bukhari: 326, 496; Muslim: 270-513; Abu Dawud: 656; Ibnu Majah: 958; Ahmad: 26851).

Permasalahan sajadah itu dihamparkan secara vertikal atau horizon tentu tidak bermasalah, bergantung kepada kebutuhan. Kadang sajadah itu untuk kepentingan pribadi, kadang untuk dipergunakan berdua bersama saudaranya.

Jika sajadah tersebut diperuntukkan untuk dirinya sendiri tentu lebih efektif jika sajadah tersebut dihamparkan secara vertikal sehingga bermanfaat untuk hamparan kaki dan tempat sujudnya.

Bahkan dikabarkan ketika Nabi saw. hendak sujud, beliau melepas sebagian kain pakaiannya untuk dijadikan hamparan tempat sujud.

Hadits Anas ra.

وَعَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: كُنَّا نُصَلِّي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شِدَّةِ الْحَرِّ، فَإِذَا لَمْ يَسْتَطِعْ أَحَدُنَا أَنْ يُمَكِّنَ وَجْهَهُ مِنَ الْأَرْضِ، بَسَطَ ثَوْبَهُ فَسَجَدَ عَلَيْهِ

Anas bin Malikr ra. berkata: Kami shalat berjamaah bersama Rasulullah saw. pada saat panas yang sangat terik. Jika seorang di antara kami tidak mampu meletakkan wajahnya ke bumi –lantaran panas-, maka ia membeberkan kain pakaiannya lalu sujud padanya. Hr. Bukhari: 1150; Muslim: 620; Abu Dawud: 660; Ibnu Majah: 1033.

Hadits Maimunah ra.

عَنْ مَيْمُونَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي عَلَى الْخُمْرَةِ

Maimunah –istri Nabi saw.- berkata: Rasulullah saw. shalat pada sajadah kecil. Hr. Bukhari: 374; Muslim: 513; Tirmidzi: 331; Nasai: 738.

Atsar Hasan Basri

وعَنِ الْحَسَنِ البَصْرِي قَالَ: إِنَّ أَصْحَابَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْجُدُونَ وَأَيْدِيهِمْ فِي ثِيَابِهِمْ، وَيَسْجُدُ الرَّجُلُ مِنْهُمْ عَلَى عِمَامَتِهِ

Hasan Basri berkata: Para sahabat Rasulullah saw. sujud dan tangan mereka pada kainnya, dan ada orang yang sujud pada sorbannya. Hr. Bukhari secara mualaq pada hadits: 4813; Baihaqi: 2498; Ibnu Abi Syaibah: 2754. Abdurrazaq: 1566.

SILAHKAN IKUTI KAMI & SHARE KE SESAMA - SEMOGA BERMANFAAT :
error: MAAF !!