KONSORSIUMHADIS.COM

| PUSAT REFERENSI & STUDI HADITS | JLN PANGLIMA HIDAYAT NO 5B PUCANGANOM SIDOARJO JAWA TIMUR INDONESIA |

TURATS NABAWI CENTER
PUSAT INFORMASI DAN STUDI HADITS
SEKRETARIAT: JLN PANGLIMA HIDAYAT NO 5B PUCANGANOM
SIDOARJO JAWA TIMUR INDONESIA
WEBSITE : HTTPS://KONSORSIUMHADIS.COM
===============================================

GENGGAM KEBERKAHAN DENGAN WAKAF TUNAI

Pernahkah kita mendengar sebuah kalimat, ucapan, nasehat maupun do’a seperti semoga diberkahi ALLAH SWT, carilah keberkahan dalam hidupmu, tinggalkan cara-cara mendapatkan harta yang bathil agar hidupmu berkah, bila kamu sudah tiada (mati) nanti, nilai keberkahan apa yang akan menemanimu di alam kubur dan kalimat-kalimat lain yang semakna dengan nilai keberkahan itu.

Pada akhirnya, secara sadar maupun tidak sadar, kitapun terbiasa untuk mendengarkan, melontarkan dan mendo’akan dengan kalimat “semoga berkah”.

Lalu, sebenarnya apa sih berkah itu? datangnya dari mana? untuk siapakah berkah itu? bentuknya seperti apa? bagaimana cara mendapatkannya? bagaimana cara menggenggam nikmat keberkahan itu agar tidak lepas dari kita?

Tentunya, berkah merupakan ragam bentuk pencarian seseorang terhadap nilai tambahan kebaikan pada hartanya, rezekinya, kesehatannya, ilmunya dan amal kebaikannya (pahala).

Kedatangannyapun (baca: berkah) tentu merupakan pemberian reward dari ALLAH SWT yang dimulai dari perilaku-perilaku taat hambaNYA dalam mengaplikasikan perintah dan larangan-laranganNYA.

BERKAH, bermakna universal, dalam artian nilai keberkahan itu bukan hanya untuk personal individu, melainkan untuk interpersonal (semua orang) dan peraihannyapun dapat dilakukan secara individual (mandiri) maupun secara komunal (berkelompok).

BERKAH, dapat dirasakan secara langsung oleh mereka yang diberkahi ALLAH SWT. Baik itu berupa ketenangan hidup, kesehatan, rezeki yang cukup, kemudahan solusi atau jalan keluar dari setiap problem yang dihadapi, anak yang shalih dan shalihah dan lain sebagainya.

BERKAH, tentunya didapatkan dengan mengacu pada kriteria qur’an maupun tuntunan hadits. Misal, salah satu kriteria yang sering terdengar di telinga sebagian orang, namun, segan untuk melaksanakannya adalah WAKAF.

WAKAF, merupakan salah satu metode untuk menyalurkan harta benda pribadi (individual maupun komunal) demi kepentingan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara luas serta dengan harapan kuat agar mendapatkan keberkahan yang tidak terputus sampai hari akhir (akhirat).

WAKAF, memiliki ragam bentuk dalam penyalurannya, bisa berupa tanah untuk pembangunan tempat ibadah, bisa berupa buku-buku pengetahuan tentang agama Islam bagi mereka yang ingin meningkatkan kualitas kehidupan beragama Islam sehari-hari dan lain sebagainya.

WAKAF, tentunya bernilai guna tinggi bagi WAKIF (orang yang mewakafkan) ketika dia meninggal dunia, bermanfaat untuk jangka panjang sampai akhirat kelak, bersifat sukarela dan produktif untuk kepentingan masyarakat, bernilai ekonomi yang tidak akan berkurang karena dikembangkan dengan prinsip syari’ah dan keberkahan serta pahala yang terus mengalir selama nilai wakaf dimanfaatkan secara baik.

ALHAMDULILLAH, demi mewujudkan cita-cita Al-Qur’an dan tuntunan al-Hadits mengenai keberkahan dan makna substantif dari WAKAF. Maka, TURATS NABAWI telah hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mewujudkankannya.

TURATS NABAWI merupakan wadah pengelolaan WAKAF TUNAI (NAZHIR) yang terpercaya dalam bentuk buku-buku STUDI HADITS.

JUTAAN buku-buku studi hadits dari WAKIF dalam bentuk WAKAF TUNAI telah kami salurkan ke berbagai tempat ibadah, ke berbagai Majlis Ta’lim, ke berbagai Halaqah kajian ilmu hadits, ke berbagai Pusat Pendidikan Islam dan ke berbagai Pondok Pesantren di tanah air.

AKHIR KATA, genggam keberkahan dengan wakaf tunai dapat terwujud bila kita bersama-sama tetap konsisten (istiqomah) dengan menjadikan keberkahan sebagai falsafah dan tujuan hidup kita di samping kita mencari ridho ALLAH SWT.

DAFTAR WAKAF TUNAI


  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube